Minggu, 15 November 2015

Ayah

TERLUPAKAN.....

By. Wahyudin Qasal

Tanpa mengesampingkan peran dan kemuliaan ibu, namun di dalam al-Quran Allah justru memperkenalkan sosok ayah yang ahli mendidik, sedikit sekali soal ibu. Bukan hanya yang sebagaimana yang familiar bahwa  ada sosok Lukman sang bijak dan Ibrahim sang ahli tauhid. Lebih banyak dari yang familiar itu: ada Ishaq, Yaqub, Dawud, Zakaria, dan Syuaib serta Rasulullah Muhammad saw. Al-Quran  yang berbicara tentang pola pendidikan anak berkaitan dengan ayah ada sebanyak 14 kali dari 17 kali Allah menampilkan dialog pengasuhan. Jadi sosok ayah dalam pola pendidikan justru lebih banyak disebut. Ini unik, sebab selama ini ibu dianggap yang memiliki peran besar dalam pengasuhan. Mungkin betul, tapi ayah pun seharusnya menempati porsi yang besar dalam pengasuhan. Jadi ayah bukanlah sekadar mesin uang.....

Bahkan, jika berkaca pada sejarah maka ditemukan  peran ayahlah yang memenuhi banyak gambaran sejarah Islam. Adalah Muhammad Akram Nadwi seorang Ulama jebolan Nadwatul Ulama University of Lucknow Oxford University memberi beberapa contoh tentang para Salafussalih yang menyediakan waktu  luang bagi pendidikan anak-anaknya. Bisa dilihat dalam bukunya al-Muhaddithat; The Women Scholars In Islam’. Ada Asad bin al-Furat, ulama sekaligus panglima perang yang menaklukkan kota Sicily. Namanya telah tercatat dengan tinta emas sejarah. Hingga Qadhi Iyadh bin Musa Al-Yahshabi menulis tentang Asad bin Furat, “Selain memiliki ilmu dan fiqih yang mendalam, ia adalah seorang pemberani jagoan perang.” Kita mengenal seorang ulama bermadzhab Maliki ini menghadapi tanpa gentar raja Sicilia yang membawa 150 ribu prajurit. Ia dengan gagahnya mengibarkan panji Islam sembari membaca surat Yasin. Apa yang dilakukannya terhadap anaknya? Dengan kesibukan yang luar biasa antara jihad dan mengajar ia masih bisa mendidik putrinya setiap selepas shalat Ashar. Syaikhul Islam Abu Abbas Ahmad bin Abdillah al-Maghribi al-Fasi juga tercatat mengajari putrinya 7 (tujuh) cara baca al-Qur’an dan kitab-kitab hadits walaupun ia begitu sibuk membimbing ummat. Sebab, seorang Ulama, betapapun sibuknya adalah merupakan hal yang tercela jika meninggalkan pendidikan bagi putra-putrinya.

Yang lainnya, ada Abu Bakar Ahmad bin Kamil bin Khalaf bin Syajarah al-Baghdadi, Amat as-Salam, Syaikh al-Qurra, Abu Dawud Sulayman bin Abi Qasim al-Andalusi dan Imam ‘Ala al-din al-Samarqandi.

Di dalam al-Quran dicontohkan betapa pentingnya peran seorang ayah sehingga ketika menjelang sakaratul maut pun seorang ayah, Yaqub a.s tetap harus memperhatikan bagaimana nasib putra-putri mereka kelak.
أَمْ كُنتُمْ شُهَدَاء إِذْ حَضَرَ يَعْقُوبَ الْمَوْتُ إِذْ قَالَ لِبَنِيهِ مَا تَعْبُدُونَ مِن بَعْدِي قَالُواْ نَعْبُدُ إِلَـهَكَ وَإِلَـهَ آبَائِكَ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ إِلَـهاً وَاحِداً وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ -١٣٣-
Apakah kamu menjadi saksi saat maut akan menjemput Ya‘qub, ketika dia berkata kepada anak-anaknya, “Apa yang kamu sembah sepeninggalku?” Mereka menjawab, “Kami akan menyembah Tuhan-mu dan Tuhan nenek moyangmu yaitu Ibrahim, Isma‘il dan Ishaq, (yaitu) Tuhan Yang Maha Esa dan kami (hanya) berserah diri kepada-Nya.” 

---Puri Taman Sari, Makassar---malam hening, mengenang Ayah. Allahummagfirlahu....' ً

Renungan FAJAR Menjemput DHUHA


( Penguat Bagi yg INGAT, Pengingat Bagi yg Sedang LUPA )

๐Ÿ’ Mengukur Kwalitas HATI ๐Ÿ’

Saudaraku....

Menjaga Hati itu Memang Susah, Susah Memang Menjaga Hati....!!!

Saudaraku. ..
Bagaimana Mengukur Kwalitas Hati Kita...??

"Sesungguhnya Fitnah itu Akan diperlihatkan Kepada Hati, Jika Hati Merasa Senang dengan Fitnah itu...
Maka...Munculah Noktah Hitam Padanya...

Tetapi Jika Hati Mengingkari... Muncullah Noktah Putih padanya..

Apabila Salah Seorang diantara Kalian ingin....
Apakah Hatinya Telah Terjangkiti Fitnah ataukah Tidak, Hendaklah dia Mengevaluasi dirinya..

Jika ia Menganggap yg Haram itu Halal , atau yg Halal itu Haram itu Berarti Hatinya Telah Terjangkiti Fitnah...."
( Hudzaifah bin Yaman )
Saudaraku...

Asahlah Ketajaman Hatimu Dengan Sholat..Tilawah Alqur'an...dan Berdzikir

"Alloh Tidah Butuh Diri dan Hartamu...
Tapi Alloh Hanya Butuh " Hati dan Amalmu"
( HR. Muslim )
Allohu Ta'ala A'lam

Dari Seorang Sahabat

( Lare nDalan)

๐ŸŒนSabar dan Ikhlas๐Ÿ’–

Jumat, 13 November 2015

Ayo Hujan-hujanan

Oleh : Budi Ashari Lc.

Saya mengajak siapapun. Pasti yang paling senang anak-anak kita. Ayo nak, hujan-hujanan....

Hal ‘sepele’ ini perlu dibahas karena anak-anak pasti senang hujan-hujanan. Sementara para orangtua hari ini cenderung berkata: jangan, nanti sakit, nanti masuk angin, nanti demam, nanti pilek, dst...

Apakah itu konsep parenting yang benar?

Dengarkan kisah Anas bin Malik radhiallahu anhu berikut ini:

ู‚َุงู„َ ุฃَู†َุณٌ: ุฃَุตَุงุจَู†َุง ูˆَู†َุญْู†ُ ู…َุนَ ุฑَุณُูˆู„ِ ุงู„ู„ู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ู…َุทَุฑٌ، ู‚َุงู„َ: ูَุญَุณَุฑَ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุซَูˆْุจَู‡ُ، ุญَุชَّู‰ ุฃَุตَุงุจَู‡ُ ู…ِู†َ ุงู„ْู…َุทَุฑِ، ูَู‚ُู„ْู†َุง: ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ِ ู„ِู…َ ุตَู†َุนْุชَ ู‡َุฐَุง؟ ู‚َุงู„َ: «ู„ِุฃَู†َّู‡ُ ุญَุฏِูŠุซُ ุนَู‡ْุฏٍ ุจِุฑَุจِّู‡ِ ุชَุนَุงู„َู‰»

Anas berkata: Kami bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kehujanan. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyingkap pakaiannya agar terkena air hujan. Kami bertanya: Ya Rasulullah, mengapa kau lakukan ini?

Beliau menjawab, “Karena ia baru saja datang dari Tuhannya ta’ala.” (HR. Muslim)

An Nawawi menjelaskan hadits ini,

“Maknanya bahwa hujan adalah rahmat, ia baru saja diciptakan Allah ta’ala. Maka kita ambil keberkahannya. Hadits ini juga menjadi dalil bagi pernyataan sahabat-sahabat kami bahwa dianjurkan saat hujan pertama untuk menyingkap –yang bukan aurat-, agar terkena hujan.” (Al Minhaj)

Ibnu Rajab dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa para sahabat Nabi pun sengaja hujan-hujanan seperti Utsman bin Affan. Demikian juga Abdullah bin Abbas, jika hujan turun dia berkata: Wahai Ikrimah keluarkan pelana, keluarkan ini, keluarkan itu agar terkena hujan. Ibnu Rajab juga menyebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib jika sedang hujan, keluar untuk hujan-hujanan. Jika hujan mengenai kepalanya yang gundul itu, dia mengusapkan ke seluruh kepala, wajah dan badan kemudian berkata: Keberkahan turun dari langit yang belum tersentuh tangan juga bejana.

Abul Abbas Al Qurthubi juga menjelaskan,

“Ini yang dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk mencari keberkahan dengan hujan dan mencari obat. Karena Allah ta’ala telah menamainya rahmat, diberkahi, suci, sebab kehidupan dan menjauhkan dari hukuman. Diambil dari hadits: penghormatan terhadap hujan dan tidak boleh merendahkannya.” (Al Mufhim)

Bahkan para ulama; Al Bukhari dalam Shahihnya dan Al Adab Al Mufrod, Muslim dalam Shahihnya, Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnafnya, Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubro. Semuanya menuliskan bab khusus dalam kitab-kitab hadits mereka tentang anjuran hujan-hujanan.

Apa masih ada yang sangsi bahwa hujan-hujanan dianjurkan...?

Mengapa kita menuduh hujan yang berkah sebagai sumber malapetaka??

Kita sebagai orangtua tentu bisa mengamati kebugaran anak kita hari itu. Saat hujan turun. Kalau mereka tidak terlalu bugar kita bisa melarangnya. Tetapi kalau mereka sedang sehat dan bugar, mengapa kita larang. Tak usah khawatir. Hujan adalah keberkahan. Adalah kesucian. Hujan adalah pengirim ketenangan. Hujan bahkan penghilang kotornya gangguan syetan.

Selesai hujan-hujanan, silakan disuruh mandi, mengguyur kepalanya, minum madu, habbatus sauda’ dan lainnya. Agar kekhawatiran itu pergi. Dan keberkahan lah yang telah mengguyur kepala dan sekujur badan mereka.

Sudah siap?

Ayo...hujan hujanan ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ๐Ÿ’ฆ☔☔☔☔⚡☔☔☔

Selasa, 01 Februari 2011

Ya Alloh jadikan hamba orang yang Ikhlas....


"Sesuatu yang paling sulit bagiku untuk aku luruskan adalah niatku, karena begitu seringnya ia berubah-ubah".

Niat yang baik atau keikhlasan merupakan sebuah perkara yang sulit untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan sering berbolak-baliknya hati kita. Terkadang ia ikhlas, di lain waktu tidak. Padahal, ikhlas merupakan suatu hal yang harus ada dalam setiap amal kebaikan kita. Amal kebaikan yang tidak terdapat keikhlasan di dalamnya hanya akan menghasilkan kesia-siaan belaka. Bahkan bukan hanya itu, ingatkah kita akan sebuah hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa tiga orang yang akan masuk neraka terlebih dahulu adalah orang-orang yang beramal kebaikan namun bukan karena Allah?. Ya, sebuah amal yang dilakukan tidak ikhlas karena Allah bukan hanya tidak dibalas apa-apa, bahkan Allah akan mengazab orang tersebut, karena sesungguhnya amalan yang dilakukan bukan karena Allah termasuk perbuatan syirik yang tak terampuni dosanya kecuali jika ia bertaubat darinya.

Ya muqallibal qulub, tsabbit qolbi 'ala dinika wa 'ala tho'atika

Ya muqallibal qulub, tsabbit qolbi 'ala dinika w

a 'ala tho'atika

Wahai Dzat Yang Maha Membolakbalikkan hati manusia,

tetapkan hati ini untuk selalu dalam agamaMu dan dalam ketaatan kepada-Mu.

Wahai Dzat Yang Maha Membolakbalikkan hati manusia,

tetapkan hati ini untuk selalu dalam agamaMu dan dalam ketaatan kepada-Mu.

Jumat, 28 Januari 2011

Mengubah huruf kecil menjadi huruf besar di excel

Mengubah huruf besar menjadi huruf kecil, atau mengganti huruf kecil menjadi huruf besar di excel bisa dilakukan dengan menggunakan fungsi text yang disediakan oleh excel 2003. Fungsi ini sama dengan fungsi "change case" di word 2003.

Fungsi Text di Microsoft excel yang akan digunakan untuk mengubah huruf (change case) adalah:
1. PROPER (Mengubah semua huruf awal setiap kata menjadi huruf besar)
2. UPPER (Membuat semua huruf menjadi huruf besar)
3. LOWER (Mengganti semua huruf menjadi huruf kecil)



Berdasarkan data dari help offline excel 2003, ada beberapa fungsi text seperti:
ASC Changes full-width (double-byte) English letters or katakana within a character string to half-width (single-byte) characters
BAHTTEXT Converts a number to text, using the รŸ (baht) currency format
CHAR Returns the character specified by the code number
CLEAN Removes all nonprintable characters from text
CODE Returns a numeric code for the first character in a text string
CONCATENATE Joins several text items into one text item
DOLLAR Converts a number to text, using the $ (dollar) currency format
EXACT Checks to see if two text values are identical
FIND Finds one text value within another (case-sensitive)
FIXED Formats a number as text with a fixed number of decimals
JIS Changes half-width (single-byte) English letters or katakana within a character string to full-width (double-byte) characters
LEFT Returns the leftmost characters from a text value
LEN Returns the number of characters in a text string
LOWER Converts text to lowercase
MID Returns a specific number of characters from a text string starting at the position you specify
PHONETIC Extracts the phonetic (furigana) characters from a text string
PROPER Capitalizes the first letter in each word of a text value
REPLACE Replaces characters within text
REPT Repeats text a given number of times
RIGHT Returns the rightmost characters from a text value
SEARCH Finds one text value within another (not case-sensitive)
SUBSTITUTE Substitutes new text for old text in a text string
T Converts its arguments to text
TEXT Formats a number and converts it to text
TRIM Removes spaces from text
UPPER Converts text to uppercase
VALUE Converts a text argument to a number

Agar lebih mudahnya bisa dilihat contoh di bawah ini:
Di selA3 ketik sebuah kalimat yang berisi kombinasi huruf besar dan kecil yang tidak beraturan, misalnya:
tuLIsan ini Awalnya kacau baLau

Selanjutnya kita coba terapkan fungsi text :
a. Di sel B6 ketik formula
=UPPER(A3)
b. Di sel B7 ketik formula
=LOWER(A3)
c. b. Di sel B8 ketik formula
=PROPER(A3)

Hasilnya akan terlihat seperti di bawah ini



Kamis, 22 Juli 2010

Universitas Kehidupan

Suatu saat ...
​‎​Ketika merasa karyamu atau kerja kerasmu tidak dihargai, maka ingatlah
bahwa saat itu kau sedang belajar tentang...
KETULUSAN.

Ketika kau merasa usahamu dinilai tidak penting, maka ingatlah
bahwa saat itu kau sedang belajar...
KEIKHLASAN.

Dan ketika hatimu terasa terluka sangat dalam, maka sadarlah
bahwa saat itu kau sedang belajar tentang...
MEMAAFKAN.

Ketika kau merasa sangat lelah dan kecewa, maka segera ingat
bahwa saat itu kau sedang belajar tentang...
KESUNGGUHAN.

Dan ketika suatu saat kau merasa sepi dan sendiri, maka tenanglah dan sadarilah
bahwa saat itu kau sedang belajar tentang...
KETANGGUHAN.

Akhirnya, suatu Ketika kau merasa selalu harus membayar biaya yang
sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka sabarlah
karena saat itu kau sedang belajar tentang...
KEMURAH HATIAN.

Tetap semangat...
Tetap sabar...
Tetap tersenyum...
Terus belajar...

Karena kau sedang menimba ilmu di universitas kehidupan...!
 

HUT Karanganyar ke 98 tahun 2015

HUT Karanganyar ke 98 tahun 2015
HUT Karanganyar ke 98 tahun 2015