Selasa, 27 September 2016
Mendidik anak sesuai fitrah seksualitasnya...
"Mumpung anak masih kecil, jangan sampai salah seperti saya ya.
Anak pertama usia 22 thn hafal 18 juz.
Anak kedua dan ketiga semua hafidz dan hafidzah.
Tuntas 30 juz.
Tapi ...
saya sedih karena untuk sholat saja mereka masih diingatkan dan disuruh. Saya menangis saat saya baru sadar bahwa ada yg terlewat kala itu.
*
Fitrah keimanan (dibahas saat workshop) yg harusnya ditanam di 7 tahun pertama hidupnya ternyata lupa saya kawal lebih ketat dan belum tuntas. Dan sekarang kami harus "restart" dari awal untuk mengulang proses yg terlewat".
Hmm,,,Jazakumullah khairan katsira nasehat berharganya pak,,,
Satu hal lagi yg saya dapat saat mengikuti worshop home education based fitrah and tallent di semarang bbrp waktu lalu bersama ust harry.
Didiklah anak sesuai fitrah.
Fitrah apa?
Ada bbrp fitrah.
Diantaranya fitrah iman, fitrah belajar, fitrah bakat dan fitrah seksualitas.
Fitrah seksualitas?
Wow, , ,
gimana itu?
*
Mendidik anak sesuai fitrah seksualitas artinya mengenalkan anak bagaimana bersikap, berpikir, dan merasa seperti gendernya.
Jika ia anak perempuan, maka kita bangkitkan fitrah seksulitasnya sbg perempuan.
Jika ia laki2, maka kita bangunkan fitrah seksualitasnya sebagai laki2.
Pertanyaan berikutnya yg muncul, bagaimana tekhnis membangkitkan fitrah seksualitas ini ?
Ada beberapa tahap yg perlu kita kawal di tiap fasenya.
*
Usia 0 - 2 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan bundanya.
Pendidikan tauhid pertama adalah menyusui anak sampai 2 tahun.
Menyusui, bukan memberi asi.
Langsung disusui tanpa pumping dan tanpa disambi pegang hp.
*
Usia 3 - 6 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan kedua orang tuanya.
Dekat dengan bundanya, juga dekat dengan ayahnya.
Perbanyak aktivitas bersama.
*
Usia 7 - 10 tahun
Pada usia ini dekatkan anak sesuai gendernya.
Jika anak laki2, maka dekatkan dengan ayahnya.
Ajak anak beraktifitas yg menonjolkan sisi ke-maskulin-annya.
Nyuci motor, akrab dg alat2 pertukangan, dsb.
Jika anak perempuan, maka dekatkan dengan bundanya.
Libatkan anak dalam aktifitas yg menonjolkan ke-feminin-annya.
Stop katering dan banyak utak atik di dapur bersama anak, melibatkan saat bersih2 rumah, menjahit dsb.
*
Usia 11 - 14 tahun
Usia ini sudah masuk tahap pre aqil baligh akhir dan pada usia ini mulailah switch/menukar kedekatan.
Lintas gender.
Jika anak laki2, maka dekatkan pada bundanya.
Jika anak perempuan, maka dekatkan pada ayahnya.
*
Ada sebuah riset yg menunjukkan jika seorang anak perempuan tidak dekat dengan ayahnya pada fase ini maka data menunjukkan anak tsb 6x lebih rentan akan ditiduri oleh laki2 lain.
Di sebuah artikel parenting, dulu saya juga menemukan hal senada.
Jika tdk dekat dg ayahnya, maka anak perempuan akan mudah terpikat dengan laki2 yg menawarkan perhatian dan cinta meski hanya untuk kepuasan dan mengambil keuntungan semata.
Logis juga sih.
Saat ada laki2 yg memuji kecantikannya, mungkin ananda gak gampang silau krn ada ayahnya yg lebih sering memujinya.
Kalau ada laki2 yg memberikan hadiah, ananda tak akan gampang klepek2 krn ada ayahnya yg lbh dulu mencurahkan perhatian dan memberi hadiah.
Pada fase ini jika anak perempuan harus dekat dg ayahnya, maka sebaliknya, anak laki2 harus dekat dengan bundanya.
Efek yg sangat mungkin muncul jika tahap ini terlewat, maka anak laki2 punya potensi lebih besar untuk jadi suami yg kasar, playboy, dan tidak memahami perempuan.
Ada yang tanya, lho kalau ortunya bercerai atau LDR bagaimana?
Hadirkan sosok lain sesuai gender yg dibutuhkan.
Misal saat ia tak punya ayah, maka cari laki2 lain yg bs menjadi sosok ayah pengganti.
Bisa kakek, atau paman.
Sama dengan rasulullah.
Meskipun tak punya ayah dan ibu, tapi rasulullah tak pernah kehilangan sosok ayah dan ibu.
Ada kakek dan pamannya.
Ada nenek, bibi dan ibu susunya.
*
Fase berikutnya setelah 14 thn bagaimana? Sudah tuntas. Krn jumhur ulama sepakat usia 15 thn adalah usia aqil baligh.
Artinya anak kita sudah "bukan" anak kita lagi.
Ia telah menjelma menjadi orang lain yg sepadan dengan kita.
Maka fokus dan bersabarlah mendampingi anak2, karna kita hanya punya waktu 14thn saja.
Saling mengingatkan, saling menguatkan, saling mendoakan ya teman2.
Moga allah mampukan dan bisa mempertanggungjawabkan amanah ini kelak di hari penghitungan..
Selamat berkumpul dan merajut cinta bersama keluarga.
Apapun keadaannya, jangan lupa bersyukur dan bahagia ya..
Oleh: Euis Kurniawati
Jumat, 01 April 2016
BERSYUKUR... LAH...
Senin, 30 November 2015
Perjalanan
RENUNGAN PADA PAGI INI " TIKET PERJALANAN MANUSIA"
💜😃💚❤😭💛💙☝
Saudaraku QS..AT-TOBAH(9) :11.
Hidup ini sebenarnya seperti sebuah penantian untuk melakukan perjalanan yang panjang...
Menunggu suatu perjalanan...
Yang kita selalu menghindar darinya...
Dan TIKET perjalanan tanpa kita pesan...
Sudah dibooking dengan GRATIS.
Dan kita mau tidak mau akan mengikuti perjalanan tersebut.
Berikut ini TIKET yang telah dibooking buat kita:
❎ INFO PERJALANAN MANUSIA
▶IDENTITAS PENUMPANG:
✅Nama. : Manusia
✅Tempat Asal : Tanah
✅Alamat. : Planet Bumi
▶KETERANGAN PERJALANAN :
✅Terminal Keberangkatan : Dunia
✅Transit. : Alam Qubur
✅Terminal Kedatangan : Padang mahsyar
✅Tujuan Akhir. : Surga / Neraka
✅Jam Keberangkatan. : 'Surprise'
"Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan Pasti) apa
yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati." (QS Lukman : 34)
✅Check In:
Akan dilakukan oleh Malaikat Maut.
"Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya. (QS. Qaaf:19)
✅Barang Bawaan yang diijinkan :
1⃣ Kain kafan
2⃣ Iman
3⃣ Amal Shalih
✅Barang yang boleh datang menyusul :
1⃣ Shodaqah jariyah
2⃣ Ilmu yang bermanfaat
3⃣ Do'a anak yang sholeh
▶TIPS PERJALANAN YG MENYENANGKAN :
✅ Tujuan akhir Anda di Surga atau di Neraka ditentukan oleh Anda sendiri dalam mengikuti tips perjalanan ini.
✅Perjalanan Anda akan menyenangkan, tidak takut dan tidak sedih apabila sebelum perjalanan ini, Anda di dunia telah mengikuti petunjuk kehidupan dari-Nya.
"Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tida (pula) mereka bersedih hati." (QS Al Baqarah : 38)
✅ Dalam perjalanan Anda akan mendapat kelas EXECUTIVE dengan fasilitas super NIKMAT apabila Anda termasuk orang yang direkomendasikan.
" Dan barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul-nya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugrahi nikmat oleh Allah, yaitu: para nabi, shiddiqqin, syuhada dan sholihin.
Dan mereka itulah teman sebaik baiknya." (QS An Nisa: 69)
✅Anda akan selalu dihibur oleh malaikat dan selalu bahagia apabila Anda mengakui hanya Allah sebagi tuhannya dan berISTIQOMAH dalam kehidupan.
"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta." (QS As Fushilat 30-31 )
📢 CATATAN :
✅ Sebelum keberangkatan diharapkan untuk selalu membaca, mempelajari, menghafal dan mengamalkan BUKU PETUNJUK KEHIDUPAN yaitu AL QURAN .
✅Sebelum keberangkatan diharapkan untuk selalu berhubungan dengan Allah minimal sholat 5 kali sehari, Puasa Ramadhan, Membayar zakat dan Haji bila mampu.
👉•Hati-hati dengan calo Syaithan yang selalu menawarkan tiket ke Neraka !
“Wahai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu mengikuti langkah langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagi kalian.” (Al Baqarah : 208)
===============
✅Silahkan TIKET perjalanan ini dicetak dan ditempel di dinding sebagai pengingat.
✅Semoga PERJALANAN nanti akan MENYENANGKAN... Dan sampai di Negeri yang sesuai HARAPAN kita yang penuh dengan kenikmatan, tidak ada kesusahan , dan tidak akan ada penyesalan..wallohu a'lam...
Semoga bermanfaat 👍❤😍💛❤💚💜🚦
Jumat, 20 November 2015
Menuntut Ilmu, Jalan Paling Cepat Menuju Surga
Kalau kita ingin masuk surga dengan cara paling cepat, cobalah menuntut ilmu agama.
Kembali pada hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
“Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)
Makna Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga, ada empat makna sebagaimana disebutkan oleh Ibnu Rajab Al-Hambali:
Pertama: Dengan menempuh jalan mencari ilmu, Allah akan memudahkannya masuk surga.
Kedua: Menuntut ilmu adalah sebab seseorang mendapatkan hidayah. Hidayah inilah yang mengantarkan seseorang pada surga.
Ketiga: Menuntut suatu ilmu akan mengantarkan pada ilmu lainnya yang dengan ilmu tersebut akan mengantarkan pada surga.
Sebagaimana kata sebagian ulama kala suatu ilmu diamalkan,
مَنْ عَمِلَ بِمَا عَلِمَ أَوْرَثَهُ اللهُ عِلْمَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
“Siapa yang mengamalkan suatu ilmu yang telah ia ilmui, maka Allah akan mewarisinya ilmu yang tidak ia ketahui.”
Sebagaimana kata ulama lainnya,
ثَوَابُ الحَسَنَةِ الحَسَنَةُ بَعْدَهَا
“Balasan dari kebaikan adalah kebaikan selanjutnya.”
Begitu juga dalam ayat disebutkan,
وَيَزِيدُ اللَّهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدًى
“Dan Allah akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk.” (QS. Maryam: 76)
Juga pada firman Allah,
وَالَّذِينَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَآَتَاهُمْ تَقْوَاهُمْ
“Dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan balasan ketaqwaannya.” (QS. Muhammad: 17)
Keempat: Dengan ilmu, Allah akan memudahkan jalan yang nyata menuju surga yaitu saat melewati shirath (sesuatu yang terbentang di atas neraka menuju surga.
Sampai-sampai Ibnu Rajab simpulkan, menuntut ilmu adalah jalan paling ringkas menuju surga. (Jami’ Al-‘Ulum wa Al-Hikam, 2: 297-298)
Semoga dengan ilmu agama, kita dimudahkan untuk masuk surga.
Minggu, 15 November 2015
Renungan FAJAR Menjemput DHUHA
( Penguat Bagi yg INGAT, Pengingat Bagi yg Sedang LUPA )
💝 Mengukur Kwalitas HATI 💝
Saudaraku....
Menjaga Hati itu Memang Susah, Susah Memang Menjaga Hati....!!!
Saudaraku. ..
Bagaimana Mengukur Kwalitas Hati Kita...??
"Sesungguhnya Fitnah itu Akan diperlihatkan Kepada Hati, Jika Hati Merasa Senang dengan Fitnah itu...
Maka...Munculah Noktah Hitam Padanya...
Tetapi Jika Hati Mengingkari... Muncullah Noktah Putih padanya..
Apabila Salah Seorang diantara Kalian ingin....
Apakah Hatinya Telah Terjangkiti Fitnah ataukah Tidak, Hendaklah dia Mengevaluasi dirinya..
Jika ia Menganggap yg Haram itu Halal , atau yg Halal itu Haram itu Berarti Hatinya Telah Terjangkiti Fitnah...."
( Hudzaifah bin Yaman )
Saudaraku...
Asahlah Ketajaman Hatimu Dengan Sholat..Tilawah Alqur'an...dan Berdzikir
"Alloh Tidah Butuh Diri dan Hartamu...
Tapi Alloh Hanya Butuh " Hati dan Amalmu"
( HR. Muslim )
Allohu Ta'ala A'lam
Dari Seorang Sahabat
( Lare nDalan)
🌹Sabar dan Ikhlas💖
Jumat, 13 November 2015
Ayo Hujan-hujanan
Saya mengajak siapapun. Pasti yang paling senang anak-anak kita. Ayo nak, hujan-hujanan....
Hal ‘sepele’ ini perlu dibahas karena anak-anak pasti senang hujan-hujanan. Sementara para orangtua hari ini cenderung berkata: jangan, nanti sakit, nanti masuk angin, nanti demam, nanti pilek, dst...
Apakah itu konsep parenting yang benar?
Dengarkan kisah Anas bin Malik radhiallahu anhu berikut ini:
قَالَ أَنَسٌ: أَصَابَنَا وَنَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَطَرٌ، قَالَ: فَحَسَرَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبَهُ، حَتَّى أَصَابَهُ مِنَ الْمَطَرِ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ لِمَ صَنَعْتَ هَذَا؟ قَالَ: «لِأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى»
Anas berkata: Kami bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kehujanan. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyingkap pakaiannya agar terkena air hujan. Kami bertanya: Ya Rasulullah, mengapa kau lakukan ini?
Beliau menjawab, “Karena ia baru saja datang dari Tuhannya ta’ala.” (HR. Muslim)
An Nawawi menjelaskan hadits ini,
“Maknanya bahwa hujan adalah rahmat, ia baru saja diciptakan Allah ta’ala. Maka kita ambil keberkahannya. Hadits ini juga menjadi dalil bagi pernyataan sahabat-sahabat kami bahwa dianjurkan saat hujan pertama untuk menyingkap –yang bukan aurat-, agar terkena hujan.” (Al Minhaj)
Ibnu Rajab dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa para sahabat Nabi pun sengaja hujan-hujanan seperti Utsman bin Affan. Demikian juga Abdullah bin Abbas, jika hujan turun dia berkata: Wahai Ikrimah keluarkan pelana, keluarkan ini, keluarkan itu agar terkena hujan. Ibnu Rajab juga menyebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib jika sedang hujan, keluar untuk hujan-hujanan. Jika hujan mengenai kepalanya yang gundul itu, dia mengusapkan ke seluruh kepala, wajah dan badan kemudian berkata: Keberkahan turun dari langit yang belum tersentuh tangan juga bejana.
Abul Abbas Al Qurthubi juga menjelaskan,
“Ini yang dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk mencari keberkahan dengan hujan dan mencari obat. Karena Allah ta’ala telah menamainya rahmat, diberkahi, suci, sebab kehidupan dan menjauhkan dari hukuman. Diambil dari hadits: penghormatan terhadap hujan dan tidak boleh merendahkannya.” (Al Mufhim)
Bahkan para ulama; Al Bukhari dalam Shahihnya dan Al Adab Al Mufrod, Muslim dalam Shahihnya, Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnafnya, Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubro. Semuanya menuliskan bab khusus dalam kitab-kitab hadits mereka tentang anjuran hujan-hujanan.
Apa masih ada yang sangsi bahwa hujan-hujanan dianjurkan...?
Mengapa kita menuduh hujan yang berkah sebagai sumber malapetaka??
Kita sebagai orangtua tentu bisa mengamati kebugaran anak kita hari itu. Saat hujan turun. Kalau mereka tidak terlalu bugar kita bisa melarangnya. Tetapi kalau mereka sedang sehat dan bugar, mengapa kita larang. Tak usah khawatir. Hujan adalah keberkahan. Adalah kesucian. Hujan adalah pengirim ketenangan. Hujan bahkan penghilang kotornya gangguan syetan.
Selesai hujan-hujanan, silakan disuruh mandi, mengguyur kepalanya, minum madu, habbatus sauda’ dan lainnya. Agar kekhawatiran itu pergi. Dan keberkahan lah yang telah mengguyur kepala dan sekujur badan mereka.
Sudah siap?
Ayo...hujan hujanan 💦💦💦💦☔☔☔☔⚡☔☔☔
Selasa, 01 Februari 2011
Ya Alloh jadikan hamba orang yang Ikhlas....

"Sesuatu yang paling sulit bagiku untuk aku luruskan adalah niatku, karena begitu seringnya ia berubah-ubah".
Niat yang baik atau keikhlasan merupakan sebuah perkara yang sulit untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan sering berbolak-baliknya hati kita. Terkadang ia ikhlas, di lain waktu tidak. Padahal, ikhlas merupakan suatu hal yang harus ada dalam setiap amal kebaikan kita. Amal kebaikan yang tidak terdapat keikhlasan di dalamnya hanya akan menghasilkan kesia-siaan belaka. Bahkan bukan hanya itu, ingatkah kita akan sebuah hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa tiga orang yang akan masuk neraka terlebih dahulu adalah orang-orang yang beramal kebaikan namun bukan karena Allah?. Ya, sebuah amal yang dilakukan tidak ikhlas karena Allah bukan hanya tidak dibalas apa-apa, bahkan Allah akan mengazab orang tersebut, karena sesungguhnya amalan yang dilakukan bukan karena Allah termasuk perbuatan syirik yang tak terampuni dosanya kecuali jika ia bertaubat darinya.
Ya muqallibal qulub, tsabbit qolbi 'ala dinika wa 'ala tho'atika
Ya muqallibal qulub, tsabbit qolbi 'ala dinika w
a 'ala tho'atika
Wahai Dzat Yang Maha Membolakbalikkan hati manusia,
tetapkan hati ini untuk selalu dalam agamaMu dan dalam ketaatan kepada-Mu.
Wahai Dzat Yang Maha Membolakbalikkan hati manusia,
tetapkan hati ini untuk selalu dalam agamaMu dan dalam ketaatan kepada-Mu.
Kamis, 22 Juli 2010
Universitas Kehidupan
Ketika merasa karyamu atau kerja kerasmu tidak dihargai, maka ingatlah
bahwa saat itu kau sedang belajar tentang...
KETULUSAN.
Ketika kau merasa usahamu dinilai tidak penting, maka ingatlah
bahwa saat itu kau sedang belajar...
KEIKHLASAN.
Dan ketika hatimu terasa terluka sangat dalam, maka sadarlah
bahwa saat itu kau sedang belajar tentang...
MEMAAFKAN.
Ketika kau merasa sangat lelah dan kecewa, maka segera ingat
bahwa saat itu kau sedang belajar tentang...
KESUNGGUHAN.
Dan ketika suatu saat kau merasa sepi dan sendiri, maka tenanglah dan sadarilah
bahwa saat itu kau sedang belajar tentang...
KETANGGUHAN.
Akhirnya, suatu Ketika kau merasa selalu harus membayar biaya yang
sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka sabarlah
karena saat itu kau sedang belajar tentang...
KEMURAH HATIAN.
Tetap semangat...
Tetap sabar...
Tetap tersenyum...
Terus belajar...
Karena kau sedang menimba ilmu di universitas kehidupan...!
Minggu, 30 Mei 2010
Apa yang kita minta dari Allah?
Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya.
Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun dia termasuk 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya.
Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.
Tibalah saat yang dinantikan. Final kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap digaris start, untuk mendorong mobil mereka kencang-kencang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 ‘pembalap’ kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya.
Namun, sesaat kemudiaan, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak komat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan yang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, “Ya, aku siap !”.
Dor. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. “Ayo..ayo..cepat. .cepat, maju..maju”, begitu teriak mereka. Ahha..sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan, Mark lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Mark. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. « Terima kasih ».
Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. “Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan ? “. Mark terdiam. “Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan” kata Mark.
Ia lalu melanjutkan, “Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongmu mengalahkan orang lain. “Aku, hanya bermohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis, jika aku kalah.” Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.
Renungan :
Anak-anak tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Mark, tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian. Mark, tak memohon dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya. Namun, Mark, bermohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga.
Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa kepada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal, bukankah yang kita butuhkan adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, dan panduan-Nya ?
Kita, sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa cengeng dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah, cengeng dan mudah menyerah. Sesungguhnya, Tuhan sedang menguji setiap hamba-Nya yang sholeh.
Senin, 14 Desember 2009
Kata bijak hari ini "Orang cerdas tidak harus tau segalanya"
Kata Bijak Hari Ini Bila ada cahaya dalam jiwa, maka akan hadir kecantikan dalam diri seseorang. Bila ada kecantikan dalam diri seseorang, akan hadir keharmonisan dalam rumah tangga. Bila ada keharmonisan dalam rumah tangga, akan hadir ketertiban dalam negara. Dan bila ada ketertiban dalam negara, akan hadir kedamaian di dunia. (Pepatah Cina)
Jumat, 11 Desember 2009
Kata bijak hari ini "Kebahagiaan ada pada hati kita"
Kata Bijak Hari Ini Bila seseorang bekerja sebagai penyapu jalan, semestinya ia tetap menyapu jalan meski Michelangelo sedang mengecat di sana, atau Beethoven sedang menggubah lagu, atau Shakespeare sedang menulis puisi. Ia harus tetap menyapu jalan sebaik mungkin sehingga seluruh penghuni surga dan bumi terpesona berkata, "Hai, ada penyapu jalan yang melakukan pekerjaannya dengan baik." (Martin Luther King)
Kamis, 10 Desember 2009
Kata bijak hari ini "Teruslah Berkarya"
Senin, 22 Juni 2009
Capung...lebih hebat dari helikopter
Minggu, 21 Juni 2009
Belajar dari cermin..
tentu kita tdk asing lagi dengn bnda ini,krn mmg kita biasa menggunaknya utk mlihat pnampiln kita,bhkan bgì sebagian org crmin sdh menjadi kbthan pokok.trutama bagi mereka yang kurang percaya diri (PD) dengn penampilanya.mereka selalu membawa crmin kemanapun mereka pergi untuk menjaga penampilanya.
sbnarnya apa sich yang menjadi hal special dari cermin?sebenarnya tidak ada hal yang spesial dari sbuah cermin,dia hanya sebuah benda yang diciptakan Alloh untuk dimanfaatkan manusia menjaga penampilannya.tetapi memang
ada pelajaran berharga yang bisa kita ambil dari sebuah cermin.apa itu?
sebagaimana fungsi dari cermin untuk bercermin,dia akan menampilkan apa yang ada di depanya.ketika yang ada didepan cermin brang yang bgus maka yg terlihat dicermin juga brang yang bgus,bgtu juga sbaliknya jika brang yang ada di depan cermin barang buruk maka yang tampak dalam cermin juga brang yang buruk.itu sudah lumrah(red-biasa).tetapi ada hal yang tidak biasa yaitu cerminy yang penuh dengn noda,dia akan menampilkan brang yang bruk walaupun yang di dpan cermin brang yang bagus.
begitu juga HATI, hati manusia ibarat cermin,hati akan menampilkan (akhlak) yang ada di dalamnya.hati yang bersih/baik (qolbun salim) akan membuat pemiliknya mempunyai akhlaq yang baik (akhlaqul karimah) demikian juga hati yang buruk (ibarat cermin yang penuh noda) akan membuat pemiliknya berakhlaq buruk.
jadi,mari kita jaga cermin (hati) kita dari noda-noda (dosa)supaya cerminan hati kita dapat dinikmati orang lain dengan keindahan akhlaq kita.
Selasa, 19 Mei 2009
Kata bijak hari ini "Jangan berhenti berkarya"
Senin, 08 September 2008
TIGA PANGGILAN ALLAH KEPADA KITA
Renung-renungkan dan selamat beramal..
'Panggilan pertama adalah* **Azan*'
'Itu adalah panggilan Allah yang pertama. Panggilan ini sangat jelas
terdengar di telinga kita, sangat kuat terdengar.
Ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan Allah.
Tetapi Allah masih fleksibel, Dia tidak 'cepat marah' akan sikap
kita. Kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena
malas. Allah tidak marah seketika. Dia masih memberikan rahmatNya, masih
memberikan kebahagiaan bagi umatNya, baik umatNya itu menjawab panggilan
Azan-Nya atau tidak. Allah hanya akan membalas umatNya ketika hari Kiamat
nanti'.
Panggilan yang kedua adalah Panggilan* Umrah/ Haji*
Panggilan ini bersifat halus. Allah memanggil hamba-hambaNya dengan
panggilan yang halus dan sifatnya 'bergiliran' .
Hamba yang satu mendapatkan
kesempatan yang berbeda dengan hamba yang lain.
Jalan nya bermacam-macam. Yang tidak punya uang menjadi punya uang,
yang tidak merencanakan, ternyata akan pergi,
ada yang memang merencanakan dan terkabul.
Ketika kita mengambil niat Haji / Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan
'Labaik Hajjan /Labaik Umrotan', sesungguhnya kita saat itu menjawab
panggilan Allah yang ke dua.
Panggilan ke-3', adalah* KEMATIAN*.
Panggilan yang kita jawab dengan amal kita.
Pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda tanda secara langsung,
dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan
gerakan. Kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh. Karena itu ,
manfaatkan waktumu sebaik-baiknya. .Jawablah 3 panggilan Allah dengan
hatimu dan sikap yang Husnul Khotimah.... ......Insya Allah syurga adalah
balasannya.. ...'
Kamis, 04 September 2008
Balaslah keburukan dengan kebaikan
“Sebaik-baik manusia adalah orang yang dapat bermanfaat bagi orang lain”.
Sudah kita sadari bahwa manusia selain sebagai makhluk pribadi juga sebagai makhluk sosial yang tidak akan bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Tentu ketika kita berhubungan dengan orang lain, akan kita dapatkan orang dengan berbagai macam karakter. Kita harus bisa memahami setiap karakter orang lain.
Ada karakter orang yang senang diperhatikan, ada karakter orang yang cuek, ada karakter orang yang gampang emosi. Bahkan ada karakter orang yang sama sekali tidak melihat kebaikan orang lain. Wajar apabila orang akan baik kepada kita ketika kita berbuat baik kepada mereka. Tetapi sungguh mulia apabila kita dapat berbuat baik kepada orang yang telah berbuat jahat kepada kita. Karena inilah sebenarnya hakekat ujian kebaikan diri kita.
Ada sebuah Renungan (dari milist sebelah) yang dapat kita jadikan sebagai contoh :
“Socrates (469—399 SM) seorang filosofis Yunani kuno, juga merupakan salah satu pendiri Filsafat Barat.
Pandangan Socrates sangat mempengaruhi Plato (salah seorang murid Socrates) dan Aristoteles (murid Plato). Keduanya merupakan ilmuwan dan filosofis Barat yang terkemuka sepanjang jaman.
Suatu hari Socrates hendak menyeberangi sebuah sungai. Karena kurang hati-hati, ia terperosok ke dalam kubangan yang dalam. Ia tidak bisa berenang dan terpaksa hanya meronta-ronta sekuat tenaga di dalam air sambil berteriak minta tolong.
Saat itu, ada seseorang yang sedang memancing di tepi sungai. Mendengar suara teriakan Socrates, bukannya mengulurkan tangan untuk menolong, sebaliknya malah menyimpan kail, lalu berdiri dan pergi.
Beruntung murid-murid Socrates datang tepat pada waktunya dan berhasil me-nyelamatkan jiwa sang Guru.
Seketika itu juga murid – muridnya mengganti pakaian Socrates yang basah, dan serempak mengutuk si pemancing sebagai orang yang bermoral rendah, tidak mau menolong orang yang sedang dalam bahaya.
Tak lama berselang, pemancing itu ketika hendak menyeberang sungai, karena kurang hati-hati juga terperosok ke dalam kubangan air yang dalam. Ternyata orang itu juga sama sekali tidak bisa berenang, dan hanya bisa berteriak meminta tolong sambil meronta- ronta sekuat tenaga.
Sungguh kebetulan, Socrates bersama dengan murid-muridnya sedang berjalan di tepi sungai dan mendengar suara teriakan minta tolong si pemancing tersebut. Mereka pun bergegas berlari mendekat, dan dengan menggunakan sebatang bambu yang panjang mereka menolongnya.
Setelah mengetahui wajah orang yang mereka tolong, para murid Socrates merasa sangat menyesal dan berkata, ”Jika tahu yang jatuh ke dalam sungai itu adalah orang itu, bagaimana pun juga kami tidak akan menolong dia!”
Socrates membantu menggantikan pakaian orang tersebut yang telah basah, lalu dengan tenang Socrates berkata, ”Tidak. Kalian justru harus menolong dia! Inilah perbedaan antara dia dan kalian semua.””
Semoga kita dapat berusaha menjadi orang-orang yang dapat bermanfaat bagi orang lain. Tidak hanya berbuat baik kepada orang yang sudah berbuat baik kepada kita, tetapi dapat memberikan kebaikan pula kepada orang yang sudah berbuat jahat kepada kita.
Rabu, 03 September 2008
Sajak bagus menyambut bulan ramadhan
Naik sampan ke pulau kalimantan
(Lama dech..)
Sampan di dayung pelan-pelan
(Capek dech..)
Bulan ramadhan sudah datang
(Seneng dech..)
Semua salah mohon dimaafkan
(OK dech..)
Ingin sukses CPNS 2008?? Klik disini
Rabu, 23 Juli 2008
Ternyata..........
Ternyata......
Diriku sangat menyesal ....
Ternyata orang kalau nikah enaknya hanya 5 % saja
Ternyata tidak seperti yang dibayangkan
Ternyata yang 95 % enak banget... (hee.. heee)
makanya ..
Diriku sangat menyesal
Menyesal kenapa tidak nikah dari dulu....
Mohon doa restu semoga pernikahan kami akan selalu berkah
Hanya itu yang bisa kami ucapkan sebagai wujud kebahagian kami.....
Rabu, 16 Juli 2008
Hari itu....... (So Sweet)
Lama banget gak buka blog.....
18 hari yang lalu.....
menjadi hari penuh kenangan
menjadi saat yang tidak mungkin terlupakan
karena begitu bahagianya, baru sekarang bisa mencurahkannya kedalam tulisan di blog ini.
Sungguh, saya bingung apa yang harus saya tuliskan untuk mewakili perasaan saya pada waktu itu, hari setelah itu hari itu, hari birikutnya, selanjutnya dan sampai dengan hari ini yang sudah memasuki hari ke 18.... Karena begitu bahagianya perasaan itu tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Bagaimana tidak bahagia, akhirnya dia menjadi yang halal bagiku, yang akan kuhapus air matanya, akan ku kecup keningnya.
Bagaimana tidka bahagia, akhirnya aku mendapatkan bidadari yang akan menemani perjalan hidupku dalam suka dan duka.
Bagaimana tidak bahagia, akhirnya penantian dan pencarianku bisa terwujud untuk bisa hidup bersama orang yang aku cintai.
Bagaimana tidak bahagia, akhirnya hari-hari yang aku nantikan untuk memiliki pendamping yang sholehah, baik hati, cantik, pinter bisa terwujud.
Terima kasih ya Alloh, hamba akan selau bersyukur atas kenikmatan yang telah Engkau berikan
Terima kasih wahai bidadariku, ternyata engkau sungguh berhati mulia, mau menerima diriku apa adanya.
Terima kasih..... terima kasih.... terima kasih......
Aduh senengnya waktu pertama kali di panggil Abi......
Aduh senengnya waktu pertama kali bisa manggil Umi.....
(SO SWEET.....)
Alhamdulillah.....
Subhanalloh....
Allahuakbar...
:)


